Untaian Kata Perpisahan


Image: Idntimes.com

Teruntuk kamu, cinta terhebat yang pernah kumiliki... 
Cinta terindah yang terpaksa harus kulepaskan 
Dalam kondisi hati yang sedang diselimuti 
oleh cinta dan kasih sayang yang masih memucak 

Engkau begitu berharga, 
Namun keberharganmu ditakdirkan Tuhan, bukan unttukku. 
Cinta kita terhalang restu orang tua. 
Sampai kapanpun aku akan tetap mencintaimu
Sampai kapanpun sayang ini akan selalu utuh untukmu.

Ada beribu alasan, yang mungkin mecegah hatiku melupakanmu,
Engkau mampu memperkenalkanku 
Kepada cinta sederhana yang paling sempurna, 
Engkau selalu mengerti cara memanjakanku dalam kesederhanaan penuh cinta
Sabarmu, nasihatmu, perhatianmu, khawatirmu, cintamu 
Adalah kado terindah yang pernah Tuhan kirimkan untukku

Hasrat hati ingin terus bersama hingga rentah 
Namun apa daya takdir Tuhan 
Sepertinya tak lagi memihak kepada cinta kita
Memutuskan untuk meninggalkanmu saat ini 
adalah luka yang begitu menyayat

Disisi lain aku juga bersyukur 
Mungkin Tuhan sengaja memisahkan kita sekarang 
Agar kelak tak kurasakan sakit yang jauh lebih perih dari ini
Aku masih teringat, peluhku saat pertama kali berpisah darimu
Derai tangis, menyertai langkah kakiku meninggalkan teminal burung besi itu
Tubuh terlebih hatiku tak kuasa menanggung sakitnya kehilangan 

Apalagi dalam kondisi seperti ini, disaat aku benar-benar harus melepasmu
Aku tidak tahu apa yang akan terjadi dengan raga terlebih hatiku 
Air mata tidak mampu lagi ku bendung
Menangis, menangis dan terus saja menangis 
Hanya itu yang bisa aku lakukan. 
Bodoh sekali bukan ? 

Tapi tak usah khawatir, 
Ku yakin ini hanyalah masalah waktu 
Aku hanya butuh belajar
Belajar untuk berdamai dengan masa lalu 
Berdamai dengan kenyataan yang ditakdirkan Tuhan untukku 

Sakit ini, sakit karena harus melepasmu 
Akan kujadikan cambuk untuk lebih bersemangat   
Bersemangat dalam mewujudkan mimpi-mimpiku
Melepasmu adalah  caraku mengabdikan diri kepada kedua orang tuaku
Pengabdian yang aku tahu tidak akan membayar 
walau seujung kuku pun pengorbanan mereka untukku
Bahkan jika ku korbankan seluruh, jiwa dan hidupku. 

Maka izinkanlah pengabdianku ini, 
Hormati keputusan yang telah pilih
Meski harus menghianati janji yang penah kita buat bersama
Maafkan aku yang tidak pernah bisa menepati janjiku untuk tidak menangis
Maafkan aku aku yang selalu membuatmu khawatir
Maafkan aku yang belum bisa besikap dewasa
Maafkan aku yang terpaksa harus melepasmu




Comments